Dua tahun kita bercakap,
Tanpa pernah bertemu wajah
Setiap kata terasa nyata,
Meski jarak memisah, tetap dekat
Kamu, dengan hidup bebasmu,
Aku, yang terikat oleh keyakinan
Kita berbeda dalam segala hal,
Bahasa, negara, bahkan agama yang membentang
Seringkali kita berdebat,
Berselisih karena perbedaan
Namun cinta tak pernah pudar,
Walau tak bisa terus melangkah bersama
Kamu yang tak percaya Tuhan,
Dan aku yang percaya pada jalan-Nya
Terus bertanya, apakah bisa kita bersatu,
Di tengah perbedaan yang tak bisa diredam?
Kini perpisahan datang,
Kata-kata itu begitu berat,
Meninggalkan aku dalam keraguan,
Apakah dua tahun ini sia-sia belaka?
Namun aku tahu,
Cinta tak selalu berarti bersama,
Dan meski hatiku hancur saat ini
Aku harus belajar melepaskan yang tak tertulis
Untuk diriku maupun dirimu
Semoga kamu selalu bahagia
No comments:
Post a Comment
the criticism has done me good.