Aku seorang perempuan sederhana yang mencintai tulisan sebagai cara bernapas. Lewat kata-kata, aku menyimpan rindu, luka, pelajaran hidup, dan hal-hal kecil yang membuatku bertumbuh. Di sini, aku menulis bukan untuk terlihat sempurna, tapi untuk jujur pada diriku sendiri. Tentang kehilangan, cinta, penyembuhan, keluarga, dan mimpi-mimpi yang tetap kujaga. Ini adalah tempatku bercerita, tentang siapa aku, dan siapa aku sedang berusaha menjadi. — Jun
Translate
Saturday, September 16, 2017
Tuesday, September 12, 2017
AYAH
Berjuang
dan aku (juny) calon presiden indonesia dimasa mendatang dalam dunia khayal.wkwkwkwkwk
Cinta Dalam Hati
Jika engkau mencintai DiaJangan katakan pada DiaCukuplah simpan dia dalam Doa muKarena doa mu adalah ibadahDoa adalah perasaan tersembunyiHati yang berbicara pada-NyaUntuk sebuah cinta yang sucikasih yang tulus dalam Mencintai diaDan apabila . . . ,Engkau memberitahu cinta mu pada nyaSemakin berkurang lah cinta nya Pada muSemakin risau lah hati mu memikirkan nyaSemakin terpuruklah engkau dengan cinta duniawiAmbisi hati mu selalu menghampiri muNafsu mu akan selalu menggoda MuMengikat mu dalam belenggu cintaUntuk perbuatan lebih maksiatIngat lah,Bukan kah doa itu Indah?Siapapun dia jodoh muTidak saling mengenalTapi saling mendoakanYakini lah Doa mu Pada-Nyasesuatu yang sudah di takdirkanDia akan menemuhi muDia lah jodoh MuDia lah yang pantas bersama muDari Miliaran manusia ☺Oh Dia...Datang lah pada kuAku menunggu mu ๐*By Juny M*
Friday, September 8, 2017
Dari Kejauhan, Aku Masih Mengingatmu
Bagaimana mungkin aku bisa lupa padamu?
Bagaimana mungkin kisah yang dulu pernah hidup,
bisa begitu cepat terlupakan—
secepat hembusan angin,
hilang tanpa jejak,
hanya karena seseorang baru hadir dalam hidupmu.
Tidak…
Aku bukan wanita jahat.
Aku masih wanita yang sama,
yang dulu pertama kali kau kenal.
Dari Kejauhan, Aku Masih Mengingatmu
Empat tahun telah berlalu,
semua cerita tentang kita
terbang bersama angin rindu.
Tak ada komunikasi,
bahkan kita seperti tak saling mengenal lagi.
Hari-hariku lewat
dengan bayangan wajahmu—
tawa dan candamu masih teringat jelas.
Oh, engkau…
engkau yang dulu pergi begitu cepat,
tanpa pamit, tanpa salam,
menghilang seperti cahaya kilat.
Dari kejauhan…
Aku masih memperhatikanmu,
meski tanpa komunikasi,
meski kita tak pernah bertatap wajah.
Aku masih merindukanmu.
Setiap hari,
aku membuka beranda Facebook-mu.
Aku melihat cerita-ceritamu,
melihat seseorang yang mencintaimu,
melihat kalian bahagia bersama.
Setiap momen kau bagikan,
dan aku, masih memperhatikanmu ๐.
Aku tidak cemburu melihatmu bersamanya.
Apakah engkau tidak menyadarinya?
Ada seseorang dari kejauhan
yang sangat membencimu waktu itu…
dan kini aku mengerti,
kepergianmu saat itu begitu kusayangkan.
Tahun demi tahun…
Cukup lama kau bersamanya,
tiga tahun menjalin hubungan dengannya.
Lalu tibalah waktunya—
kau kembali dengan status barumu:
single, tanpa pujaan hati.
Seharusnya aku senang,
menunggu bertahun-tahun untuk momen itu.
Seharusnya aku bahagia
karena kau kembali tanpa siapa-siapa.
Tapi terlalu lama aku menunggumu.
Seseorang yang baru hadir,
mengisi kekosongan hatiku,
dan aku membiarkan diriku mencintainya.
Kini engkau kembali…
Aku tahu, aku belum sepenuhnya melupakanmu.
Aku tahu masih ada rasa yang tertinggal.
Tapi dengan seluruh hatiku,
aku memilih untuk melepaskanmu.
Tidak lagi.
Aku tidak akan mencarimu lagi,
wahai engkau yang dulu.
Dan untuk engkau yang baru datang—
aku pun tidak memilihmu.
Aku tidak bersamamu.
Aku bisa mencintaimu…
tapi bukan untuk saat ini.
Biarkan.
Biarkan aku memilih jalanku sendiri.
Semoga engkau mengerti,
keputusanku bukan untuk menyakiti.
By Juny M
SEPTEMBER 06, 2017
NB:
Inilah curahan isi hatiku.
Semua rasa gundah dan galau…
Sudahlah.
Hidup harus terus berjalan.
Jangan mengikat diri pada masa lalu
hanya untuk mengingat luka yang sama.
A B, Dalam Diam yang Kupahami
A B, Dalam Diam yang Kupahami
A B adalah dua abjad hurufDua huruf menggambarkan MuBagaimana engkau dan siapa engkauA B adalah A B yang akan tetap abjad hurufA B mungkin kah !Aku merasakan semua nya pada MuA B...
apakah engkau akan selalu tetap A BYang selalu tersenyum ketika melihat kuYang selalu menunduk ketika mata kita bertatapanYang selalu diam dengan seribu bahasa kalbudan yang ku tahu pastiKamu tak akan bicara bila aku tak memulainyaDan kamu akan selalu menjadi penonton terbaikUntuk mendengarkan cerita kuSelalu terbaik yang tidak pernah absenA B....Diam mu adalah ke inginan ku saat iniCuek mu, ego mu adalah rasa cemburu kuHadir mu adalah warna baru dalam hidup kuBersama muMencintai muAdalah yang tak pernah terpikirkan*By Juny M*
-
(gbr from internet ) Dulu . . . Saat itu belum mengerti perjuangan Belum mengerti cara Mencari uang Belum mengerti apa itu "kerja...
-
My graduation party Empat Tahun Sudah lama nya Empat tahun belajar berorganisasi Menuntut ilmu di kampus tercinta Universitas ku DARMA AGU...
-
Harapan di Setiap Langkah Tahun Baru Tahun baru datang menyapa, Dengan sinar harapan yang baru. Setiap detik yang berlalu, Menyisakan jejak-...

