Translate

Friday, May 8, 2026

Perempuan yang Terbiasa Sepi

 


Perempuan yang Terbiasa Sepi

Mungkin aku ini
perempuan yang terlihat baik-baik saja
di usia yang orang lain sebut “sudah seharusnya”
memiliki rumah, dan memiliki seseorang untuk pulang

Namun nyatanya
aku masih di sini
berdiri sendiri
berteman dengan sepi
yang perlahan menjadi akrab

Aku tahu
aku bukan satu-satunya
Ada banyak hati di luar sana
yang memilih diam
menyimpan cerita
yang tak pernah benar-benar selesai

Bukan karena aku ingin sendiri
Tidak pernah
Hanya saja
aku terlalu takut untuk salah lagi
takut menyerahkan hati
pada tangan yang keliru

Waktu mengajarkanku mandiri
menguatkanku tanpa pelukan
membiasakanku berjalan
tanpa ditemani

Namun di balik itu
ada bagian dari diriku
yang masih rapuh
yang diam-diam bertanya,
“Apakah aku cukup?”

Aku takut memulai.
Takut dinilai,
takut tidak sesuai,
takut menjadi “kurang”
di mata seseorang yang kuharapkan melihatku utuh

Maka aku mencari cara lain
untuk mengusir sunyi
berbincang dengan orang asing
menukar cerita tanpa nama
tanpa janji,
tanpa harapan

Aku pernah berpikir
aku tidak akan berbagi ruang
dengan mereka yang pernah gagal.
Seolah luka mereka
akan menjadi beban untukku.

Namun hidup selalu punya cara
untuk mengajarkan sesuatu.

Aku berbincang dengan seorang pria
asing,
yang telah melalui patah,
yang kini memeluk dua anak kembar
dalam hidupnya

Dan anehnya,
aku tidak merasa takut
Aku justru tersenyum
membayangkan dua kehidupan kecil
yang tumbuh dari cerita yang tidak sempurna

Mungkin…
hidup memang tidak harus selalu utuh
untuk bisa terasa indah

Dan mungkin,
aku tidak benar-benar kesepian
aku hanya sedang menunggu
dengan cara yang berbeda

 

 

 

A Woman Who Has Grown Used to Loneliness

Perhaps I am
a woman who appears perfectly fine,
at an age people often say
should already come with a home
and someone to return to

Yet here I am,
still standing on my own,
keeping company with loneliness
that has slowly become familiar

I know
I am not the only one
There are many hearts out there
choosing silence,
holding onto stories
that never truly found an ending

It is not because I want to be alone.
Never
It is simply because
I am too afraid of being wrong again
afraid of placing my heart
into the wrong hands

Time has taught me independence,
made me stronger without an embrace
and accustomed me to walking forward
without anyone beside me

Yet beneath all of that,
there is still a fragile part of me
quietly asking
“Am I enough?”

I am afraid to begin
Afraid of being judged
afraid of not being enough
afraid of becoming “less”
in the eyes of someone
I hope would see me completely

So I find other ways
to silence the emptiness
talking to strangers
sharing stories without names
without promises
without expectations

I once believed
I would never share space
with those who had failed in love
as if their wounds
would eventually become mine

But life always finds a way
to teach us something.

I found myself speaking to a man
a stranger
who had known heartbreak,
who now holds two twin children
within his life

And strangely
I did not feel afraid

Instead, I smiled,
imagining two little lives
growing from an imperfect story

Maybe…
life does not always have to be whole
to feel beautiful

And maybe
I am not truly lonely
Perhaps I am simply waiting
in a different way


No comments:

Post a Comment

the criticism has done me good.

Perempuan yang Terbiasa Sepi