Seandainya aku bisa . . .
Bisa memutar waktu kembali
Aku akan memutarkan nya untuk Mu
Aku akan memutarkan nya untuk Mu
semua cerita tentang kita berdua
tak akan terlewatkan sedetik pun
Agar engkau selalu mengingat ku
kenangan lama bersama mu
Rasa rindu ku sangat dalam untuk mu
Seandainya engkau dapat melihat ku
apa yang kini ku rasakan . . .
Sungguh Sakit . . .
Sungguh Sakit . . .
menahan rasa pilu untuk mu
Tiada lagi cerita untuk kita berdua
tiada lagi kisah kita tentang kita
aku dan diri mu
Tak pernah bersama kembali
Seandainya . . .
engkau dapat mendengar
Ku mohon pinta ku sekali ini saja
Betapa batin ku menjerit Dan tersiksa
Betapa hancurnya hati ku melihat mu
Betapa hancurnya hati ku melihat mu
Diam terbujur kaku
Salah kah aku mengenang mu?
Aku telah mengikhlas Kan mU
Yang pergi Jauh pergi menuju keabadian
Aku melepaskan mu dengan ikhlas
Meski derai air mata
Aku Hanya berharap engkau bahagia
Berharap bisa memutar waktu kembali
Hanya untuk mu seorang
Seandai nya aku bisa memutar waktu
Aku tak akan pernah menyakiti mu
Tidak akan Membuat mu menangis
Sedih dan di Kecewakan oleh ku
semua itu tak AKAN pernah terjadi Tak akan pernah terulang kembali
Bercerita tentang mu . . .
adalah obat penawar rindu ku
Puisi terbaik ku untuk adalah diri mu
Tak akan habis tinta untuk menceritakan mu
Tak akan pernah melupakan mu
Selalu berhubungan di hati ku
Selama akhir hayat
Tiada lagi kata "seandai nya"
Semua nya telah jauh pergi
Tanpa ruang Dan batas
Tidak terlihat bagaikan angin berlalu
tidak meninggalkan jejak
Hanya meninggalkan duka kehilangan mu
*By Juny M *

No comments:
Post a Comment
the criticism has done me good.